Selasa, 17 September 2013

Besarnya jasa seorang ibu terhadap anak

Besarnya jasa seorang ibu terhadap anak



Imam Adz-Dzahabi rahimahullaah, beliau berkata dlm kitabnya Al-Kabaair,
Ibumu mengandungmu di dlm perutnya selama 9bulan, seolah-olah 9tahun.
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yg hampir sj menghilangkan nyawanya.
Dia telah menyusuimu&ia hilangkan rasa kantuknya krn menjagamu.
Dia cuci kotoranmu dg tangan kirinya, dia lbh utamakan dirimu dr padadirinya serta makanannya.
Dia jdkan pangkuannya sbg ayunan bagimu.
Dia telah memberikanmu semua kebaikan& apabila kamu sakit/mengeluh tampak darinya kesusahan yg luar biasa&panjang sekali kesedihannya&dia keluarkan harta utk membayar dokter yg mengobatimu.
Seandainya dipilih antara hidupmu&kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dg suaranya yg paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dg akhlak yg tdk baik.
Dia selalu mendo’akanmu dg taufik, baik secara sembunyi maupun terang2an.
Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat dia sdh tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yg tidak berharga di sisimu.
Engkau kenyang dlm keadaan dia lapar.
Engkau puas minum dlm keadaan dia kehausan.
Engkau mendahulukan berbuat baik kpd istri&anakmu dr pd ibumu.
Engkau lupakan semua kebaikan yg pernah dia perbuat.
Berat rasanya atasmu memeliharanya padahal itu adalah urusan yg mudah.
Engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang padahal umurnya pendek
Engkau tinggalkan padahal dia tdk punya penolong selainmu.
Padahal Allah tlah melarangmu berkata ‘ah’ & Allah tlah mencelamu dg celaan yg lembut.
Engkau akan disiksa di dunia dg durhakanya anak2mu kpdmu.
Allah akan membalas di akhirat dg dijauhkan dr Allah Rabbul ‘aalamin.
(Akan dikatakan kepadanya)
ذَلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ
“Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yg dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu&sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”. (QS. Al-Hajj:10)
(Al-Kabaair hal. 53-54, Maktabatush Shoffa, Dar Albaian)
Demikianlah dijelaskan oleh Imam Adz-Dzahabi tentang besarnya jasa seorang ibu terhadap anak&menjelaskan bahwa jasa orang tua kpd anak tdk bs dihitung.
Yah, kita mungkin tdk punya kapasitas untuk menghitung satu demi satu hak-hak yg dimiliki seorang ibu. Islam hanya menekankan kpd kita untuk sedapat mungkin menghormati, memuliakan&menyucikan kedudukan sang ibu dgn melakukan hal-hal terbaik yg dapat kita lakukan, demi kebahagiannya.

✽.•°•.☆.•°•✽.•°•☆.•°•✽.•°•.☆.•°•✽.•°•☆.•°•✽

Tidak ada komentar:

Posting Komentar