Tampilkan postingan dengan label أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 April 2014

BERPEGANG TEGUHLAH PADA TALI ALLAH TA'ALA

BERPEGANG TEGUHLAH PADA TALI ALLAH TA'ALA
Oleh: أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro Abdul Manan, Lc حفظه الله تعال

Sesungguhnya jalan keselamatan hanyalah satu yaitu jalan اَللّهُ سبحانه وتعالى yang lurus.

Dalam sebuah hadits shahih bahwa suatu ketika Rosulullah صلى الله عليه وسلم menarik garis lurus lalu menarik garis2 ke kanan dan ke kiri dari garis yg lurus itu, kemudian beliau bersabda:

"Inilah (garis lurus) jalan Allah Ta'ala, sementara garis2 ke kanan dan ke kiri itu adalah jalan2 setan, 'Beliau kemudian membaca ayat: Dan bahwa (yg Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yg lurus maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan2 (yg lain) karena jalan2 itu mencerai-beraikaN kamu dari jalan-Nya" (HR Ahmad dan Ad-Darimi)

Sebagian ulama mencontohkan dgn pelepah kurma yg menjulur hingga ke tanah. Sekiranya seekor serangga merayap naik melalui batangnya, niscaya ia akan sampai ke atas dan dapat menikmati buah kurma yg diinginkannya, artinya ia telah selamat sampai ke tujuan. Lain ceritanya jika ia naik melalui pelepah daun kurma yg menjulur ke kanan dan ke kiri itu, baru sj ia mencoba merayap naik pasti sudah terjatuh. Batang itulah jalan اَللّهُ سبحانه وتعالى sementara pelepah daun kurma itu adalah jalan2 setan.

Sekarang ini kita berada pada zaman serba asing, sebagaimana dalam sebuah hadits Rosul صلى الله عليه وسلم :

"Dienul islam itu pada mulanya asing dan akan kembali asing sebagaimana pada awalnya, maka Thuubaa (kebahagiaan/surga bernama Thuubaa) bagi para ghuraba'. (HR Muslim)

Ada beberapa riwayat yg menjelskan pengertian Ghuraba' adalah "mereka adalah orang2 yg memelihara agamanya dari fitnah2", setiap kali fitnah datang menimpa harta, diri dan agamanya, ia akan menjauh menyelamatkan diri hingga agamanya tetap terjaga.

Orang2 yg menjaga nilai2 agamanya merekalah yg disebut ghuraba', merekalah yg mendapat doa dari Rosul صلى الله عليه وسلم "Berbahagialah para ghuraba'!"

Seorang muslim hanya selamat dgn memegang teguh nilai2 agamanya, ia harus mendahulukannya daripada yang lain.

29 Jumadats Tsani 1435H / 29 April 2014

✽¸.••.¸✽¸••.¸✽¸••.¸✽¸.••.¸✽

Jumat, 18 Oktober 2013

Hindari 7 perkara yg membuat kalian celaka


Hendaknya kalian menghindari 7 perkara yg membuat kalian celaka:
1. Syirik kpd ALLAH ta'ala
2. Sihir
3. Membunuh jiwa yg diharamkan oleh ALLAH ta'ala kecuali dgn sebab yang dibenarkan oleh agama
4. Memakan riba
5. Memakan harta anak yatim
6. Membelot dalam peperangan
7. Melontarkan tuduhan zina kpd wanita-wanita yg suci yg jauh dari dosa dan mereka beriman kpd ALLAH ta'ala

Tausiyah dari: أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro, Lc - حفظه الله


♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷̴⌣♈̷

Rabu, 31 Juli 2013

Mencapai Ridha Allah

Mencapai Ridha Allah

Pertanyaan: Afwan teman ana tanya seperti ini, gimana biar hidup qita mencapai ridho Alloh?,mohon pencerahan dari ustadz, berhubung teman ana belum kenal manhaj.

Jawaban oleh : أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro Lc - حفظه الله تعالى

Penjelasan ringkas untuk mencapai ridho Allah adalah dengan: 1) Menjalankan dan mencintai seluruh perintah Allah Ta’ala dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam
2) Menjauhi dan membenci segala larangan Allah Ta’ala dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam.


»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Rabu, 24 Juli 2013

Amalan Anak Yang Bisa Dilakukan Jika Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Amalan Anak Yang Bisa Dilakukan Jika Orang Tua Yang Sudah Meninggal

..͡▹✽ Pertanyaan :
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Sebagai seorg anak, amalan apa saja yg bisa meringankan dosa orang tuanya yg sudah meninggal? (selain do'a anak sholeh/sholeha...)

..͡▹✽ Jawaban oleh : أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro, Lc - حفظه الله تعالى :
Wa'alaikumussalam warahmatullaahi wabarakaatuh
Banyak amalan yg bisa dilakukan jika orangtua telah wafat:
1. Menunaikan wasiatnya jika dia berwasiat 2. Berdo'a 3. Menyambung silaturahim dgn teman2 orangtua kita 4. Bersedekah atas nama mereka 5. Menghajikan jika dia belum pernah haji 6. Membayar hutang jika semasa hidupnya mempunyai tanggungan hutang yg blm terbayar
Hukum ziarah secara umum diperbolehkan asal tidak mensyaratkan hari tertentu dan amalan-amalan yang melanggar syariat. Mendoakan orang tua yang sudah meninggal sangat dianjurkan walaupun tanpa menziarahinya. Wallohualam bishowab

♡ BBG AL-ILMU ♡

♡♡♡♡♡♡
♡♡♡♡♡♡

Minggu, 14 Juli 2013

Fidyah

✽ Fidyah ✽

عَفْوًا أستاذ Pertanyaan dr AI 232 : kalau membayar fidyahnya dengan memberikan uang kepada panitia yg mengadakan acara buka puasa diperbolehkan tidak? Atau harus berupa makanan?

Jawaban oleh : أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro, Lc - حفظه الله تعالى

Fidyah tdk boleh diberikan kpd takmir masjid krn jika diberikan kpd takmir masjid dan utk buka puasa bersama maka akan tercampur antara orang miskin dan orang mampu sementara fidyah peruntukannya utk fakir miskin.
Tp jika kita peruntukkan utk buka puasa dan yg kita undang fakir miskin diperboLehkan , adapun ketentuan yg dikeluarkan adalah nasi, sayur, lauk dan minuman yg layak / baik, jika beras maka kita keluarkan dalam 1 hari 1.5kg dlm tiap harinya, jika uang senilai 12rb smp 15rb

✽.•°•.☆.•°•✽.•°•☆.•°•✽.•°•.☆.•°•✽.•°•☆.•°•✽

Jumat, 28 Juni 2013

..͡▹✽Warung makan sesuai syariat ✽

..͡▹✽Warung makan sesuai syariat

♡ Pertanyaan:.
Ana mau tanya,,klo ana punya tempat makan/warung maka warung seperti apa yg sesuai dgn syariat krn sy ingin pelanggan ttp bisa makan di warung sy namun sy jg ingin warung saya berkah,,,mohon penjelasanya

♡ Jawaban (edited) oleh : أُسْتَاذُ Abdussalam Busyro, Lc - حفظه الله تعالى
Jika hendak berdagang / membuka warung dan mengharapkan keberkahan maka perlu diperhatikan hal2 berikut:

1.Warung tsb menyediakan makanan yg halal,

2.Perhatian terhadap syariat islam spt sholat, puasa dll, khususnya di waktu sholat
jum'at,

3.Tdk menjual hal2 yg dilarang spt minuman beralkohol, rokok, tdk melantunkan musik dll

4.Dan bersifat jujur
Dari Rifa’ah, ia mengatakan bahwa ia pernah keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ke tanah lapang dan melihat manusia sedang melakukan transaksi jual beli. Beliau lalu menyeru, “Wahai para pedagang!” Orang-orang pun memperhatikan seruan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil menengadahkan leher dan pandangan mereka pada beliau. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
“Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur.“
Pedagang jujur mudah menuai berbagai keberkahan. Yang dimaksud keberkahan adalah tetap dan bertambahnya kebaikan. Dari sahabat Hakim bin Hizam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
“Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum
berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang,
maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya
, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu.“

♡ BBG Al-Ilmu ♡

*•☆°• •°☆•**•☆°• •°☆•**•☆*•☆°• •°☆•