Tampilkan postingan dengan label أُسْتَاذُ Abu Zubair Al-Hawary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label أُسْتَاذُ Abu Zubair Al-Hawary. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Sinetron Akhir Tahun!

Sinetron Akhir Tahun!

Ada yg ingin uang dtg dgn menjual kondom, tameng utk mencegah HIV..
--peran yg paling untung, tp nanti bs2 yg paling buntung--

Ada yg kepinteran membuat ide memperingati hari AIDS sedunia..
--peran bapak pelopor perubahan, pembuka jalan kebodohan yg membuat mundur peradaban--

Ada yg ingin menyelamatkan generasi muda tp dgn menerima ide penggabungan hr AIDS sedunia plus bagi2 kondom ke anak2nya di kampus2..
--peran atasan, yg bs jd mendapat untung atau logikanya yg memang sudah buntung--

Ada yg terima kontrak ngartis nyanyi2 di pinggir jalan ibarat biduan2 murahan yg memang titik titik..
--peran pembantu, yg nanti jg sama akan dituntut jaksa penuntut umum di kantor pengadilan cabang liang lahd--

Ada yg fudhul ingin tau, aji mumpung dpt kondom dan hiburan gratis, trus bingung krn gk beristri krn krisis..
--peran pemuda yg paling tragis, yg seharusnya kalian menikmati hiburan taklim dan menangis--

Ada yg prihatin dan ingin menarik tangan penguasa utk dinasehati tp ternyata tangan tak sampai..
--peran alim, yg byk berdoa semoga negeri ini dpt hidayah, aamiin--

Ada yg mendadak jijik dgn negeri ini akhirnya frustasi dan mencela sana sini..
--peran vocalis, yg memang sesekali kadang diperlukan tp banyakan gk perlu--

Ada yg rusuh berencana turun ke jalan demo2 dan bakar2, semangat jihad tingkat tinggi tp tanpa ilmu..
--peran antagonis, ana khawatir teriakannya mulai luntur begitu ketemu SPG bus keliling--

Ada yg broadcast gk penting seperti ana krn bingung cari jalan utk mengexpresikkan kepedihan..
--peran paling gk penting krn cuma capek geleng geleng dan prihatin, akhirnya ingin jd sutradara sinetron akhir tahun yg skrip nya miskin--

Semoga para pemain mengambil peran yg benar..
Krn tdk semua peran itu membuat tenar..
Bisa2 malah dpt Award Pemain Terpanas dr Malik yg paling sangarrr..

Salam..mohon maaf jika anda tersinggung ya..krn memang maksud tulisan ini utk menyinggung..


Ditulis oleh: أُسْتَاذُ  Abu Zubair Al-Hawary, Lc - حفظه الله تعالى

 
⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡.

Senin, 18 November 2013

Meneladani Keikhlasan Seorang Ulama Besar Islam

Meneladani Keikhlasan Seorang Ulama Besar Islam
Oleh :
أُسْتَاذُ Abu Zubair Al-Hawary, Lc - حفظه الله تعالى




Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata, “Aku mendengar Asy Syafi’i berkata, “Aku ingin bahwasanya manusia mempelajari ilmu ini dan tidak dinisbatkan kepadaku sedikitpun darinya.”

Ar-Rabi’ juga menuturkan, “Aku masuk menemui Asy-Syafi’i ketika ia sakit, lantas ia menanyakan keadaan sahabat-sahabat kami, lalu ia berkata, ‘Hai anakku, sungguh aku sangat ingin, bahwasanya manusia semuanya mempelajari – maksudnya kitab-kitabnya – dan tidak dinisbatkan kepadaku sedikitpun darinya.”

Dari Harmalah ia berkata, “Aku mendengar Asy Syafi’i berkata, “Aku ingin bahwasanya setiap ilmu yang kuajarkan kepada kepada manusia aku diberi pahala atasnya dan mereka tidak memujiku.” (Hilyatul Awliya’ oleh Abu Nu’aim: 9/118)

Semoga Allah merahmatimu wahai Imam Asy Syafi’i …

Perjuangannya untuk membela dan menyebarkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallama sehingga ia digelari Naashirus Sunnah (pembela sunnah).

Perjuangannya membukukan sendi-sendi ilmu ushul fiqh untuk pertama kali dalam sejarah, sehingga terbukalah kunci-kunci ilmu fiqh bagi orang-orang sesudahnya.

Namun ia tidak ingin orang memujinya, tidak ingin manusia menyebut-nyebut jasanya sedikitpun ..

Demikianlah ketulusan para ulama, jauh dari keinginan tenar dan tersohor, jauh dari ‘ujub dan sum’ah.

Adapun penuntut ilmu hari ini ..

Tidak sedikit yang bangga hanya karena menulis satu, dua atau beberapa artikel yang itupun isinya mencomot (copy paste) dari sana dan sini.

Bangga karena gelar kesarjanaan yang telah diraih …

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan kepada kita keikhlasan dalam beramal, dan menjauhkan kita dari penyakit riya’, ‘ujub dan hubbusy syuhrah (cinta ketenaran) , aamiin.

✽.•°•.☆.•°•✽.•°•☆.•°•✽

Sabtu, 16 November 2013

Cintaku Sampai Mati

Cintaku Sampai Mati
Ditulis oleh: أُسْتَاذُ 
Abu Zubair al-Hawaary  - حفظه الله تعالى





Hadits yang menakjubkan, jarang ditampilkan padahal sangat dibutuhkan khususnya para suami …

Hadits ini mewasiatkan kaum pria untuk berbuat baik kepada wanita, memperlakukan mereka dengan lembut, bersabar terhadap kekurangan mereka bahkan hadits ini mendorong untuk tidak mentalak mereka serta tetap menjaga ikatan suami istri hingga mati.

Aduhai .. alangkah indahnya cinta suami-istri jika meneladani rumah-tangga Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.

Sungguh akan menjadi kisah cinta paling indah!!

Imam Ath-Thobroni meriwayatkan di Al-Mu’jamul Kabir (20/374, no.648) dari hadits Al-Miqdam bin Ma’di Karb rodhiyallahu ‘anhu dengan isnad shohih, bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallama berdiri di hadapan manusia. Maka ia memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,

إن الله يوصيكم بالنساء خيراً إن الله يوصيكم بالنساء خيراً فإنهن أمهاتكم ، وبناتكم ، وخالاتكم
إن الرجل من أهل الكتاب يتزوج المرأة وما يعلق يداها الخيط ؛ فما يرغب واحد منهما عن صاحبه حتى يموت هرماً

“Sesungguhnya Allah mewasiatkan kepada kalian agar memperlakukan wanita dengan baik. Sesungguhnya Allah mewasiatkan kalian agar memperlakukan wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka adalah ibu-ibukalian, putrid-putri kalian dan bibi-bibi kalian. Sesungguhnya ada seorang dari Ahli Kitab yang menikahi seorang wanita , dan ia tidak pernah mengikat tangan wanita itu dengan benang. Maka salah satu dari keduanya tidak membenci pasangannya sampai mati”.

Di hadits ini, setelah Rasulullah sholllahu ‘alaihi wa sallama mewasiatkan untuk memperlakukan wanita dengan baik. Beliau menceritakan tentang akhlak seorang suami yang bersabar dalam menghadapi istrinya yang masih muda dan kasar terhadapnya. Akhlak istrinya yang buruk tersebut tidak membuatnya menalaknya. bahkan Ia tetap bersabar sampai ia mati.

Ibnul Atsir[1] menukilkan dari Al-Harby ia mengatakan, “Karena usia wanita itu yang masih kecil dan sifatnya yang kurang lembut. Maka laki-laki itu bersabar menghadapinya sampai mati. Maksudnya, beliau shollallahu ‘alaihi wa sallama memotivasi para sahabatnya untuk memperlakukan wanita dengan baik, bersabar menghadapi mereka. Dan (maksudnya) Ahli Kitab melakukan itu terhadap wanita-wanita mereka”.

Maka hendaklah orang-orang yang tidak baik mu’amalahnya dengan wanita, bersikap keras dan kasar kepada mereka, membuka hati sebelum membuka mata dan telinganya terhadap hadits ini!!

Sungguh di hadits yang mulia ini terdapat ‘ibroh bagi orang-orang yang tidak menjaga hak-hak wanita. Juga bagi orang-orang yang tertipu dengan propaganda barat yang mengatas namakan hak-hak wanita..ketahuilah ! tidak akan mulia wanita kecuali di bawah naungan islam.

Dah berhagialah engkau wahai saudariku muslimah serta bersyukurlah atas hidayah dan taufik Allah kepadamu untuk menjadi wanita muslimah.

Untukmu …

Dan untuk setiap muslim, kuhadiahkan hadits yang mulia ini. (wallahu a’lam bish showab)

[1] An-Nihayah 3/284.


◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦◦"̮◦

Jumat, 18 Oktober 2013

Seorang muslim adalah cermin bagi muslim lainnya

Seorang muslim adalah cermin bagi muslim lainnya. Saat kita pergi meninggalkan cermin, cermin merahasiakan berapa banyak jerawat di wajah kita kpd org yg bercermin setelah kita.

Makin bening hati seorg muslim makin baik ia kpd muslim lainnya. Mari berusaha menjadi cermin bening yg bisa menjadi cermin muslim lainnya agar makin kokoh keimanan kita.


Tausiyah dari: أُسْتَاذُ Abu Zubair Al Hawaary, Lc - حفظه الله

⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡.

Senin, 19 Agustus 2013

Sabar yaa kawand, kita akan bertemu di akhirat..

Sabar yaa kawand, kita akan bertemu di akhirat..

Semua ingin bahagia Bahagia di dunia dan akhirat Tetapi, bagaimana kan mencapai bahagia bila dayung tak berkayuh Atau bahtera berlayar di daratan kering. Saudaraku .. buka hati sebelum membuka mata dan telinga Bacalah seksama, berikut ini beberapa sebab-sebab yang mendatangkan kebahagian dunia dan akhirat, 1. Beriman kepada Allah Ta’ala dan beramal sholeh. 2. Iman kepada Qodho dan Qodhor yang baik maupun buruk. 3. Ilmu syar’i. 4. Memperbanyak dzikrullah dan qiroatul quran. 5. Bersih dan sucikan hati dari penyakit. 6. Berbuat baik kepada manusia. 7. Melihat orang yang dibawahmu dalam urusan dunia dan orang yang di atasmu dalam urusan akhirat. 8. Pendek angan-angan dan impian di dunia dan tidak menggantungkan hati ke dunia serta bersiap-siap untuk kematian. 9. Yakini bahwasanya kebahagian seorang mukmin yang hakiki adalah di akhirat bukan di dunia. 10. Berteman dengan orang yang sholeh. 11. Ketahuilah, bahwasanya gangguan manusia terhadapmu adalah baik bagimu dan buruk bagi mereka. 12. Kata-kata yang baik, dan membalak keburukan dengan kebaikan. 13. Berlindung kepada Allah Azza wa Jalla dan memperbanyak do’a. (Ma’lumaat Jami’ah Qoyyimah hal. (12). Semoga Allah Ta’ala melimpahkan kepada kita kebaikan dan kebahagian di dunia dan akhirat, amin. Muhibbukum

Oleh : أُسْتَاذُ Abuz Zubair Hawaary, Lc - حفظه الله تعالى

*•☆°• •°☆•**•☆°• •°☆•**•☆*•☆°• •°☆•