Senin, 25 November 2013

Mata Turun Ke Hati, Atau Sebaliknya….?!

Mata Turun Ke Hati, Atau Sebaliknya….?!

Ibnul Qayyim rahimahullah ta’ala menuturkan,

Pandangan itu merupakan utusan hati.

Hatilah yang mengutus pandangan untuk melihat apa yang bisa dikabarkan tentang keindahan apa saja yang terlihat…

Berawal dari segala yang dilihat, muncullah rasa rindu…

Dan dari kerinduan itu berubah menjadi luapan cinta…

Selanjutnya rasa cinta ini mampu berubah menjadi rasa cinta yang bersifat penghambaan.

Sehingga hati menjadi hamba dari apa yang dia cintai.

Yang semula hanya berawal dari apa yang ia lihat.

Pada akhirnya semua perjalanan itu mengakibatkan letihnya hati.

Dan hati berubah menjadi tawanan apa yang ia lihat melalui pandangan mata…

Tibalah saatnya sang hati yang merasa letih ini, mengeluhkan keletihannya pada pandangan mata..

Tapi ternyata, apa yang dikatakan pandangan tidaklah seperti yang dia harapkan semula.

Dia (pandangan mata) mengatakan,

“Aku hanyalah sebagai utusanmu dan engkaulah (wahai hati) yang mengutusku…”

(Disadur secara bebas dari “Ighatsatul Lahfan fii Mashayidisy Syaithan)

Wahai hati…
Utuslah kami seluruh anggota tubuh ini menuju ketaaan bukan lagi kemaksiatan.

Sebelum tiba saat Allah mengambil satu-persatu nikmat yang kami luput bersyukur atasnya.

@sahabatilmu


♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇♠̣̣̇̇

Tidak ada komentar:

Posting Komentar